Etika Dan Hukum Kesehatan

Memahami arti sehat tidaklah seperti yang biasa kita fahami. Sehat adalah pengertian yang setiap orang memberi arti yang berbeda-beda. Memang benar kalau kemudian dicoba untuk memahami secara umum, bahwa sehat memiliki kriteria begini dan begitu, tetapi sikap pembenaran seperti itu tetap tidak dapat dipaksakan untuk harus diterima pada semua orang atau pada semua kelompok masyarakat. sebab, mereka juga sudah memiliki konsep mengenai sehat sesuai dengan perkembangan budaya mereka sendiri. Module Lihat Disini RM


sampai saat ini dapat dilihat beberapa kondisi atau pengertian yang berkembang mengenai sehat. sehat dapat dilihat dari aspek biologis, psikologis dan sosial dimana kemudian ketiga mampu memberi dorongan produktif bagi individu tesebut.
Aspek biologis sampai saat ini yang paling dominan dipakai sebagai parameter untuk menilai seseorang itu sehat. berbagai indikator dibuat terus. Indikator yang klasik seperti ukuran tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan dibanding tinggi badan dan lain sebagainya. indikator tersebut secara umum sudah dilakukan penelitian ilmiah dan memberi hasil yang banyak manfaatnya bagi kesejahteraan umat manusia. tapi, apakah sudah benar-benar memberikan kesejahtateraan holistik, seperti diamanatkan dalam definisinya yang pertama? Yaitu bahwa sehat itu adalah biopsikososial? Kiranya perlu diperhatikan indikator psikologis dan indikator sosialnya.
Pengembangan indikator psikologis dari usaha mansuai untuk mendapat pengertia sehat masih sedikit dikembangkan. Perlu usaha yang sungguh-sungguh dari seluruh disiplin ilmu untuk mengungkap sehat dari aspek psikologis ini. Memperhatikan hal ini, sebenarnya kita belum dapat mengerti kondisi sehat yang paripurna dari seorang manusia. karena aspek psikisnya sering terlewatkan atau di evaluasi alakadarnya. bahkan dalam proses pengobatan yang kuratifpun tidak banyak disentuk dalam proses pelayanan kesehatan.
Bagaimana jika kita perhatikan dari aspek sosialnya? Masih jauh tertinggal pertimbangan sehat dari aspek sosiologis ini. Perlu dipikirkan indikator-indikator untuk menilai sehat dari aspek sosialnya.
Memperhatikan hal diatas maka aspek psikis dan sosial masih memberi peluan untuk dikembangakan untuk mengerti apa itu sehat. Diperlukan perhatian yang lebih serius dari semua disiplin ilmu untuk memberi arti sehat dari 2 aspek yang terakhir ini. Hal ini diperlukan untuk mendapatkan sehat yang paripurna. Baru setelah itu akan dapat dicapai potensi produktif yang paripurna pula.
(Hari Wujoso, dr. SpF MM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: