Pengalaman & Pengetahuan Ibus DI tentang Berbagai Jenis Kontrasepsi

IUD

Waktu habis melahirkan anak pertama (Angga) aku sempet pake IUD-T sampai Angga umur 2 tahun, nah selama pake IUD itu aku merasa nggak nyaman, perutku bagian bawah selalu sakit and ngilu apalagi kalo mau datang bulan, sakitnya sampe ke ubun2 kadang2 sampe jungkir balik di tempat tidur. Setelah melahirkan anak kedua, aku putuskan nggak akan pake IUD lagi, dan emang bener – nggak pernah ngerasain sakit yang kaya gitu lagi…[yama]

Aku pake IUD Nova T, tapi kayaknya nggak cocok dech. Udah 2 kali pengobatan karena leher rahimnya mengalami erosi (kayaknya kulitnya sensitif nggak kuat sama benang IUD)…[lise]

Sehabis melahirkan, aku pengen KB, trus dsogku menyarankan pake IUD (Nova T), aku juga punya tekanan darah rendah (HB rendah juga), sewaktu mau melahirkan tensiku cuma 100/60 tapi aku cocok pake spiral, ngga ada masalah, spt ngga pake apa2, normal2 aja, aku pake selama
16bl. 2 bulan yl. aku lepas spiral, krn aku pengen punya anak lagi…[debby]

IUD memiliki jangka waktu, ada yg. 1 th, 5th, 10th. Biasanya IUD yang mengandung Cu (Copper) masanya lebih pendek dibanding yang hanya plastik saja. Ukuran IUD juga berbeda-beda, untuk yang anaknya satu atau tiga, besarnya beda…[sanya]

Cara kerja IUD ini sifatnya iritasi, jadi hasil pertemuan sperma dan sel telur tidak bisa menempel di rahim. Memang ada yang berpendapat, hasil pembuahan baru akan hidup setelah menempel di rahim, tetapi ada pendapat juga kalau hasil pembuahan itu sudah hidup walaupun baru bertemu [sanya]

VAGINAL SPERMICIDE

Vaginal spermicide itu bahannya enggak kayak kondom; kayak kertas tissue ukuran kurang lebih 3cmX3Cm (pokoknya kertasnya tipis sekali deh dan akan mencair kalo udah didalam). Cara pakainya, ya kita masukin ke dalam vagina, tapi sebelum “masuk” harus tunggu 15 menit dulu, mankanya kalo lagi pemanasan buru-buru deh masukin itu VS jadi kalo udah siap kan kita enggak usah nunggu-nunggu …[kelly]

HORMONAL

Aku juga pertama kali pakai kondom, tapi emang rasanya seret ya, terus aku pake IUD, eh malah kebobolan, padahal letak IUD-nya bagus. Berhubung aku engga tau hamil, akhirnya keguguran. Sekarang aku pakai pil, kata orang bisa bikin gemuk, tapi kebetulan aku cocok tuch…[visca]

KONDOM

Aku belum pernah pake kb lain kecuali kondom dan selama ini (6 tahun nikah) hasilnya sukses berat. Pas mau hamil langsung bisa hamil (dua kali sukses). Kalo mau dijaga juga belum pernah kebobolan. Kalau pas aku yakin banget bukan masa subur, suka engga pakai kondom. Kalo kira-kira di sekitar masa subur yah pake terus lah. Itu karena haidku teratur, kalo yang engga teratur mendingan jangan ambil resiko, pakai kondom terus aja. Kondom juga ada macem macem, ada yang spermicidal ada yang super tipis…[NN]

Aku tadinya mau pake IUD, tapi setelah dipikir2, karena indung telurku cuma tinggal satu, sedangkan aku masih mau punya anak lagi (kalo dikasih Tuhan), takut kalo2 berKB malah bisa berefek buruk buat organ2 reproduksiku yang memang bermasalah. Jadi aku dan suami sepakat untuk KB karet (kondom). Kondom kan tidak berpengaruh buat organ2 reproduksi wanita…[fiona]

Pakai kondomnya enggak yang spremicidal ubricant saja, itu kondom yang berfungsi juga untuk membunuh sperma kalo pas keluar, jadi lebih aman dan enggak takut hamil kalo belum mau punya anak…[kelly]

Tapi sejauh pengalamanku itu aku nggak terlalu enjoy buat berhubungan dengan kondom yach…selain itu aku takut lupa pakai, nanti kebobolan, makanya pakai IUD…[ima]

dari dsog aku & suami dapet masukan bahwa pengalaman para pasien beliau yang pakai alat KB hormonal atau IUD biasanya mengalami dampak negatif; ada yg pake pil jadi sering pusing, jadi melar alias gendut dan malah ada yg ASInya terpengaruh, terus klu suntik, biasanya siklus haid jadi sangat nggak teratur dan klu IUD suka ada yg jadi sering ngalamin flek in between haid, dan kadang ada yang ngalamin nyeri hebat, haid jadi deras banget dsb..akhirnya aku dan suami putuskan untuk pakai kondom digabung dengan sistem kalender untuk perlindungan ganda so far sih nggak ada side effect sama sekali, baik di aku maupun suami. klu tentang resiko gagal menurut dsog-ku nggak ada alat kontrasepsi yang menjamin 100% keberhasilan…[hanni]

KONTRASEPSI MANTAP / STERILISASI

Untuk pengambilan keputusan kontrasepsi mantap (sterilisasi) benar-benar harus matang dan mantap, karena walaupun secara teori bisa disambung, tetapi sangat sulit. Biasanya dokter tidak mau melakukan sterilisasi kalau anak baru 2, tapi kalau anak sudah 3 atau sudah ada anak laki-laki dan perempuan, biasanya tanpa banyak tanya, dokter langsung setuju. Sterilisasi juga jarang dilakukan jika umur ibu di bawah 35 tahun karena sering mau tambah anak lagi. Usia anak juga mempengaruhi pengambilan keputusan untuk sterilisasi, karena umumnya kalau usia anak sudah di atas 10 tahun, ibu-ibu biasanya sudah malas mengasuh bayi lagi, dan anak-anak juga sudah melewati masa balitanya yang mudah sekali terkena penyakit infeksi yang bisa membahayakan jiwa anak…[sanya]

Kalau tubektomi, hanya pemotongan tuba, tidak ada pengangkatan organ sama sekali, jadi tidak perlu kuatir ada kekurangan hormon. Kekurangan hormon baru akan terjadi pada pengangkatan “kedua” indung telur (ovarium)…[sanya]

Rabu, 16 April 2008  PASANG IUD. Seorang bidan mempraktikkan pemasangan alat kontrasepsi KB-IUD pada pelatihan pemasangan IUD di Rumah Sakit Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (16/4). Pelatihan yang digelar Persatuan Keluarga Berencana Sulawesi Tengah itu dimaksudkan untuk menekan angka kematian ibu akibat Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD). Kematian ibu di Indonesia tertinggi di Asean mencapai 307 ibu per 100.000 kelahiran hidup, 80 % diantaranya karena KTD dengan aborsi tidak aman. Photo by Basri Marzuki

AKDR / IUD

(Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

Alat ini terbuat dari plastik dan tembaga yang berbentuk T (oleh karena

nya disebut Cuper T ), alat ini dengan suatu prosedur sederhana dima-

sukkan kedalam rahim

I.U.D atau  AKDR  jenis Cuper T sangat efektif mencegah kehamilan  mencapai 98 %

Alat ini berfungsi untuk mencegah bersemai

nya sel telur yang telah dibuahi di dalam Ra-

him.

Alat ini cukup Efektif dengan kemampuan

sampai 97 – 98 % dalam mencegah kehamil-

an ,adapun lama pemakaiannya dapat sam-

pai 4 – 5 tahun ,setelah itu kamu harus gan-

ti dengan yang baru

Selama pemakaian ybs akan diajarkan bagaimana memeriksa sendiri

apakah alat Kontrasepsi tsb masih berada dalam Rahim dengan cara me

raba benang AKDR / IUD tsb di dalam Vagina.

PIL / TABLET :

Pil / tablet kontrasepsi mengandung hormon sintetik yang berfungsi un-

tuk mencegah pengeluaran sel telur dari indung telur dan mengentalkan

cairan leher Rahim.

Sehingga menghambat sperma untuk masuk lebih jauh ke dalam Rahim.

Pil Kontrasepsi ini dipasaran tersedia dalam berbagai jenis / merek de-

ngan berbagai macam komposisi kadar hormonnya.

Pada umumnya pil ini terdiri dari 28 pil yang terdiri dari 21 pil yang ber-

isi hormon dan 7 pil yang tidak berisi hormon.

Pemakai diharuskan minum pil tsb setiap hari 1 pil dimulai dengan pil

dengan tanda urutan pertama

Efektifitas pil ini dapat mencapai 98 – 99 persen ,pil ini dinyatakan aman

selama pemakaian dibawah pengawasan dokter

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: